Pembelajaran sebagai sistem

Pembelajaran sebagai sistem

Pengertian sistem secara umum adalah suatu paduan yang terdiri dari beberapa unsur yang tergabung satu sama lain agar mempermudah laju aliran informasi, energi ataupun materi hingga dapat mencapai tujuan tertentu.

Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruk-sional, untuk membuat siswa belajar secara aktif. Yang menekankan pada penyediaan sumber belajar.
Pembelajaran sebagai sistem terdiri dari sejumlah komponen yang terorganisir antara lain tujuan pembelajaran , materi pembelajaran, strategi dan metode pembelajaran, media pembelajaran/alat peraga, pengorganisasian kelas, evaluasi pembelajaran, dan tindak lanjut pembelajaran.




Pembelajaran termasuk dalam sistem, mengapa?

  • ·         Pertama, setiap sistem pasti memiliki tujuan, yang mana tujuan tersebut merupakan ciri utama dari sistem. Pembelajaran mempunyai tujuan yaitu tercapainya perubahan tingkah laku dari siswa (kognitif,afektif,psikomotor) ke arah yang lebih baik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut.
  • ·         Kedua, sistem selalu mengandung suatu proses. Proses adalah rangkaian kegiatan. Dalam pembelajaran tentu terjadinya suatu proses dimana dalam proses pembelajaran semua komponen – komponen yaitu guru, siswa, media, serta lingkungan harus saling berinteraksi untuk mencapai tujuan pembelajaran. komponen tersebut melaksanakan fungsinya masing – masing untuk mencapai tujuan yaitu tujuan belajar dan pembelajaran.
  • ·         Ketiga, sebuah sistem pasti akan memperoleh hasil. Hasil dalam pembelajaran dapat berupa peningkatan kompetensi, gagasan – gagasan, prestasi belajar, nilai individual, dll. Tentunya dari hasil tersebut akan adanya sebuah feedback(umpan balik) dimana itu sangat didiperlukan sebagai tahap evaluasi untuk menunjang keberhasilan kedepannya agar memperoleh hasil yang lebih baik.


Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwasannya pembelajaran dapat dikatakan sebagai suatu sistem. Di dalam sistem terdapat berbagai komponen yang saling berinteraksi namun mempunyai fungsi masing – masing untuk mencapai tujuannya. Untuk memperoleh hasil pembelajaran yang baik perlu adanya evaluasi seperti penugasan, tes penguasaan, remidial, dsb dan dari hasil tersebut dapat dijadikan sebuah feedback bagi guru, murid, maupun orang tua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Domain Afektif ( Contoh dalam diri )

Domain Kognitif ( C1 - C6 )