Domain Kognitif ( C1 - C6 )
Bloom
membagi domain kognisi ke dalam 6 tingkatan yang saling terintegrasi dari yang
terendah sampai yang tertinggi. berikut adalah contoh dan penjelasannya :
1.
Pengetahuan (Knowledge) C1
Bermakna
kemampuan seseorang untuk mengingat-ingat kembali atau mengenali kembali
tentang nama, istilah, ide, rumus-rumus, dan sebagainya, tanpa mengharapkan
kemampuan untuk menggunkannya. Kita sering mengenali istilah ini sebagai mode
belajar hafalan. Knowledge termasuk dalam proses berpikir yang terendah.
contoh :
biasanya kita sering mendapati ketika kita belajar undang - undang dalam
pelajaran PPKN lalu kita menghafalnya dan dapat menuliskannya secara benar dari
apa yang kita pelajari melalui metode hafalan tersebut.
2.
Pemahaman (Comprehension) C2
Berisikan
kemampuan mendemonstrasikan fakta dan gagasan mengelompokkan dengan
mengorganisir, membandingkan, menerjemahkan, memaknai, memberi deskripsi, dan
menyatakan gagasan utama. Dengan kata lain, memahami adalah mengetahui tentang
sesuatu dan dapat melihatnya dari berbagai segi atau dapat memaknai dengan
menggunakan kata - kata sendiri ketika disuruh menjelaskan materi yang
disampaikan oleh pengajar.
contoh :
dalam pelajaran PPKN ketika siswa mendapatkan tugas dari pengajar memaknai
tentang arti Bela Negara dari penjelasan yang telah disampaikan darinya, maka
siswa tersebut dapat menjelaskan arti Bela Negara tersebut melalui sudut
pandangnya (menjelaskan dengan bahasanya sendiri).
3.
Penerapan (Application) C3
Di
tingkat ini, seseorang memiliki kemampuan untuk menerapkan gagasan, prosedur,
metode, rumus, teori, dsb di dalam kondisi kerja. dalam hal ini penerapan dapat
dikatakan lebih tinggi dari pemahaman karena dengan kita memahami dari
informasi yang ditangkap maka selanjutnya kita bisa menerapkannya dalam
kehidpuan sehari - hari.
contoh :
ketika siswa sudah sangat memahami apa itu makna dari Bela Negara dari
pembelajaran disekolah, ia dapat mengimplementasikan arti bela negara tersebut
dalam kehidupannya sebagai contoh ia lebih rajin lagi belajarnya setelah
memahami arti Bela Negara tersebut.
4.
Analisis (Analysis) C4
analisis
dapat diartikan kemampuan seseorang untuk merinci atau menguraikan suatu bahan
atau keadaan menurut bagian-bagian yang lebih kecil dan mampu memahami hubungan
di antara bagian-bagian atau faktor-faktor yang satu dengan faktor-faktor
lainnya. seseorang akan mampu menganalisis informasi yang masuk dan
membagi-bagi atau menstrukturkan informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk
mengenali pola atau hubungannya, dan mampu mengenali serta membedakan faktor
penyebab dan akibat dari sebuah hal.
contoh :
setelah siswa dapat menerapkan makna Bela Negara dalam kehidupannya, maka siswa
tersebut akan merenung dan berpikir tentang bagaimana pentingnya Bela Negara
bagi dirinya dan masyarakat luas
5.
Sintesis (Synthesis) C5
seseorang
di tingkat sintesis akan mampu menjelaskan struktur atau pola dari sebuah hal
yang sebelumnya tidak terlihat, dan mampu mengenali data atau informasi yang
harus didapat untuk menghasilkan solusi yg dibutuhkan.Sintesis merupakan suatu
proses yang memadukanb bagian - bagian atau unsur - unsur secara logis,
sehingga menjelma menjadi suatu pola yang berstruktur atau berbentuk pola baru.
contoh :
setelah memahami arti Bela Negara lalu ia bisa menguraikannya dengan caranya
sendiri contohnya seperti siswa tersebut dapat membuat suatu karya tulis
tentang Bela Negara.
6. Evaluasi (Evaluation) C6
merupakan
jenjang berpikir paling tinggi dalam ranah kognitif. Penilian/evaluasi disini
merupakan kemampuan seseorang untuk membuat pertimbangan terhadap suatu kondisi,
nilai atau ide. tahapan evaluasi ini sangat menentukan hasil akhir dari ranah
kognitif.
contoh :
setelah ia dapat mengimplementasikan hasil belajar dari pengajar tentang Bela Negara tersebut, siswa akan menilai dan membandingkan apakah apa yang sudah ia
kerjakan sudah sesuai dengan makna bela negara yang sudah dipelajari dari
pengajarnya.

Komentar
Posting Komentar